Wajah Pelajar

(Ini postinganku pada Juni 2007, detik-detik menjelang atau pasca ujian ya?. aku posting lagi, karena menurutku masih cukup relevan untuk dibaca)

di bullboard fsQ ada postingan dengan judul “Plajar atau budak ilmu”… nie aku copy pasti isi dari postingan tsb:

haha..rada bingung gw td!bAb trAkhir,,bLoM d’pLajaRin!tiBa” kmRen dYa mSk,,LangSung nyUruhbiKin tuGas!!tRus maTerii uJiaN,,2 baB tRakhir..BANYAK BGT!!!BLOM PERNAH DITERANGIN!!TIBA” SURUH BLAJAR BUAT UJIAN???apa kiTa pLajar,,aTau “BUDAK” iLmU??

 

well, yang nulis pastilah seorang pelajar yang sedang “frustasi” ngedapin ujian– belum remedial yang seabrek didepan mata, hehehehe…,hump…aku cukup prihatin dengan siswa tsb. Eh, sebenernya aku juga mulai neg dengan bilangan-bilangan antara 30 – 100…

 

well, judul postingan tsb sangat menarik,mampu membuat saya langsung membukadan mencari tahu ada apa gerangan dengan anak ibu yang satu ini. Sueer..pilihan kata untuk judul buat saya,keren banget– cukup kritis, tidak sia-sia kamu tercatat sebagai siswaGIS kelas IPS (gak ada hubungannyaya…??) ^^. Beberapa saat saya ngrenung, mikirin unek-unek dari anak ini…, dia tahu gak yaa arti dari “budak ilmu“.. dan sebetulnya apa yang ingin diaungkapkan ya…?!?..kemudian tersenyumlah saya…waaah…rupanya anak ini dah mentok, dah pupus harapan dengan “semangat” untuk membaca.. ya to..hayoooo ngaku-ngaku dey… xixixixi. anak ibu tersayang… Kenapa seh kita (pelajar) harus selalu ngandelin suapan dari guru ha?! kelimpungan ketika tiba-tiba dikasih test, apalagi materi yang ditesin belum pernah dibahas sekalipun–protes..ieeh..ini khan belum diajarin..!! 2nd question: kenapa kita (pelajar) selaluuu…tergantung dari cuap-cuap sang guru– toh..kita bisa mencari informasi itu dengan cara kita sendiri, bahkan terkadang (seharusnya) lebih kaya daripada yang guru sampaikan. Masih ingat dialog antara Willy, clening service dan mahasiswa terpintar di film “good will hunting“–(jika ibu adopsi ke masalah ini), huh buat apa kita buang-buang uang lebih dari 500.000rb perbulan kalo hanya untuk mendapatkan informasi bhw revolusi hijau terjadi akibat dari bla…bla…toh informasi itu bisa kita dapatkan hanya dengan duduk, membaca di perpustakaan selama gak lebih dari 15 menit. ya to?!? 3rd question: pernah gak kita merenung (berapa porsi waktu yang kita gunakan untuk bengong, mikir, curhat, maen, membaca, jalan,..) banyakan manaaa hayooo..okey…jika bengong adalah merupakan salah satu mencari “ilmu” <– sedang berfikir kok bu’.. ilmu apa yg kamu dapet? ilmu bengong- iya!- kesambet nanti, yang masuk justru ilmu dari dimensi lain- lha..malah dangerous to..?! Jika memang benar unek-unek kamu diatas– bahwa ada tugas mendadak untuk ujian pula dan parahnya materi belum pernah dijelasin sedikitpun, why you never try make discussion to your teacher ha…berusha menjadi PELAJAR MANDIRI, bukan untuk menjadi BUDAK ILMU..gak salah to…
lagipula, wahai anak muda..bukankah lebih baik menjadi ‘budak ilmu’ daripada menjadi budak setan, budak nafsu, budak mode, budak gaya hidup, dan budak-budak yang lainnya, dimana kita sulit untuk keluar dari belenggu yang telah memberangus energi positif kita. Eh, kecuali budak ilmu sesat ya… kita wajib merefusednya,
::BTW, akhir2 ini rasanya aku sudah menjadi budak gaya hidup nie… gak bener!!! ^^

 

aku iseng saja isi bulboard tadi aku kirim ke tanteQ (mbak Endah), dan ini tanggapannya:

pelajar disuruh belajar kok ga mau…silakan belajar sendiri, kalo menemui kesulitan, temui guru!!! bukankah pelajar bukan hanya orang yg maunya dicekok-qi ilmu?? UJIAN hanyalah satu langkah untuk meningkatkan greget belajar, menguji apakah otak yg udah dimasuki materi bisa diajak bekerja untuk menyelesaikan masalah, atau at least,bisa diajak untuk mengingat. baru disuruh belajar dan ujian (yg notabene aku yakin ujiannya juga gampang = hapalan = ga terlalu problem solving atau membuat critic alanalysis), gimana nanti si anak tersebut hidup dan survive di kehidupan yg sebenernya? apakah bisa memberikan manfaat kpd orang lain, kalo maunya cuma gampang melulu?

ternyata ini wajah pelajar abad 21 — pada umumnya — semoga aku salah, lalu..menurut kamu bagaimana ha….

2 Thoughts on “Wajah Pelajar

  1. found your blog on Google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Rearde. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future.

Leave a Reply to Jodie Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation